Rabu, 25 Juli 2012

SILUET KOTA KELAHIRANKU


WELCOME










Jembatan kesayangan putussibau
foto pinjam dari : Grup Kapuas hulu (facebook)
jembatan yang kokoh ini telah melalui jutaan detik, ribuan hari, ia tetap bertahan di kala sore datang, hujan, panas menghampirinya..
selama ini ku telah melewati mu, meskipun kau hanya jembatan yang menjadi saksi bisu,ketika ku lewat..
bagi ku kau mempunyai nyawa,karena itu harus kita rawat, tanpa mu kami tidak dapat melalui jalan antara Putussibau- kedamin..
sore ini ku pandangi kau sang jembataan tua dari sudut arah matahari tenggelam, dan berkata dalam hati “teruslah kokoh, pagi matahari kan membangunkan mu, dan malam bulan kan menidurkan mu”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar